Informasi Tentang Artikel Islami Dan Kesehatan

Sabtu, 30 Desember 2017

Cara Cepat Menghilangkan Jerawat Secara Alami Tanpa Dokter




Mungkin bukan sebagai opini lagi jika wajah yang Cantik, Tampan, Putih Bersih dan juga Bersinar adalah dambaan bagi kaum adam dan hawa. Namun hal ini akan menjadi masalah yang sangat serius jika terjadi beberapa masalah yang terkait dengan tampilan pada wajah kita sendiri, karena wajah merupakan salah satu ikon terbaik yang dapat ditunjukkan kepada lawan jenis. Nah salah satu penyebab gangguan Percaya Diri (PD) yang sering timbul dan memberikan efek yang buruk bagi wajah adalah Jerawat. Dan berikut ini aku akan membagikan sedikit cara mudah dan efektif untuk menghilangkan Jerawat. Yang sebelumnya kamu harus tahu dulu penyebab dari timbulnya jerawat, dimana kondisi kulit yang tidak normal karena adanya infeksi atau peradangan yang disebabkan oleh bakteri ataupun kuman yang dapat masuk kekulit dan terjadilah suatu peradangan diwajah kita seperti adanya sumbatan lapisan Kulit Mati pada Pori-Pori Kulit, Kelenjar Keringat yang terlalu banyak, Sering Mengintip sesudah dan setelah Mensuarsi pada wanita, adanya Faktor Keturunan Keluarga, Masa Pubertas, Iritasi kulit, Gaya hidup dari pola makan yang tidak terjaga dengan baik.

Baca Juga Informasi Dari : Cara Benar Dan Sehat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

Berikut Ini Cara Alami Untuk Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat Dan Mudah

Pengobatan jerawat secara alami sendiri memang hal yang mudah untuk dilakukan, akan tetapi sangat sulit juga untuk di praktikkan, yang padahal dengan pengobatan jerawat secara alami kamu pun akan memperoleh kesembuhannya tanpa adanya efek samping dengan beberapa pengobatan alami jerawat yang bisa menjadi referensi untuk mengobatinya secara alami, tanpa harus menguras isi kantong dompet kamu



Menggunakan Buah Lemon
Buah Lemon mengandung banyak vitamin C yang sangat tinggi. Yang sangat baik untuk mengobati jerawat, lemon juga dapat membantu untuk mengecilkan jerawat dengan cepat. Dan cara penggunaanya bersihkan dahulu wajahmu dengan air yang bersih, lalu iris tipis dan peras buah lemonnya pada sebuah wadah dan basuhkan pada wajah yang ada jerawatnya dengan kapas. Lakukan cara seperti ini sebelum kamu tidur setiap hari selama 2 minggu (14 hari) agar dapat mempermudah penyembuhan jerawat.



Dengan Lidah Buaya
Lidah Buaya memiliki banyak sekali kandungan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, dan tidak hanya itu saja Lidah Buaya pun juga sangat disarankan bagi kamu yang berjerawat karena terbukti dari beberapa penelitian mampu untuk menghilangkan jerawat dengan cepat dengan cara penggunaanya, ambil 1 potong (sebatang) lidah buaya, lalu bersihkan getahnya, setelah itu di tumbuk hingga halus ataupun di blender, selanjutnya oleskan pada kulit wajah yang bejerawat dan biarkan kurang lebih lima sampai sepuluh menit. baru bilas dengan air dingin, agar hasil maksimal lakukan cara seperti ini setiap hari hingga 2 minggu.



Dengan Buah Mentimun
Biasanya buah Mentimun ini dibuat sebagai masker wajah. Sebab manfaat mentimun sendiri bukan saja untuk menghaluskan kulit di wajah, akan tetapi juga dapat menghilangkan jerawat dengan cepat karena terdapat Anti Inflamasi yang akan membantu membunuh kuman dan bakteri penyebab jerawat muncul. Masker mentimun paling bagus jika digunakan untuk tipe jerawat yang tampak kemerahan dan sulit hilang dengan cara, bersihkan dahulu area wajah menggunakan air bersih, lalu blender hingga halus, selanjutnya ambil 2-3 sendok mentimun yang sudah halus tadi dan ratakan diseluruh bagian wajah yang terdapat jerawatnya selama 10-15 menit. Kemudian bilas dengan air hangat atau air bersih. Lakukan pengolesan 1 kali sehari sampai jerawat benar-benar hilang dari wajah kamu.



Dengan Buah Tomat
Buah Tomat merupakan buah yang kaya akan kandungan vitamin C dan bisa digunakan untuk menyembuhkan jerawat. Maka dari itu Buah Tomat sangat disarankan bagi kamu yang berjerawat karena sudah terbukti untuk menghilangkan jerawat secara alami, dengan cara penggunaannya, sediakan 1 buah tomat segar yang matang (kemerahan), lalu potong tipis menjadi beberapa bagian, lalu tutup area yang terkena jerawat dengan irisan buah tomat tadi dan diamkan selama 10-15 menit. Lakukan cara seperti ini dengan rutin selama 14 hari



Dengan Menggunakan Madu
Madu asli dari lebah ini mengandung banyak sekali khasiat dalam soal ilmu kesehatan, gizi, obat dan makanan yang salah satunya yaitu mengandung Antibiotik yang mampu menahan infeksi yang dilakukan oleh bakteri lebih parah lagi. Tidak hanya itu saja, madu pun juga sangat disarankan bagi kamu yang berjerawat karena terbukti dari beberapa penelitian jika madu bisa menjadi obat untuk menghilangkan jerawat secara alami dan cara penggunaanya, cuci dahulu muka sampai bersih, lalu oleskan pada seluruh permukaan wajah dan diamkan selama 30-40 menit dan gunakan masker madu ini untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sehari sekali sampai jerawat berkurang dan hilang hingga 14 hari.



Dengan Bawang Putih
Bawang Putih ini banyak memiliki kandungan sebagai anti Jamur, Antiseptik, Antioksidan dan juga Anti Virus yang bisa kita gunakan sebagai cara alami menghilangkan jerawat, oleh karena itu bawang putih sangat disarankan bagi kamu yang berjerawat karena terbukti dari beberapa penelitian ilmu ke dokteran bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat secara alami dengan cara penggunaannya, potonglah bawang putih satu siung dan belah hingga menjadi 2 bagian, lalu gosokkan secara pelahan ke jerawat dan diamkan selama 5 menit saja, setelah itu cuci wajah menggunakan air yang bersih. Lakukan cara seperti ini selama 14 hari hingga jerawat diwajahmu hilang.

Demikianlah informasi yang bisa aku sampaikan tentang cara alami untuk menyembuhkan dan juga menghilangkan jerawat dengan hanya menggunakan obat-obatan alami atau tradisional saja, yang bahan-bahannya sendiri sangatlah mudah kita dapatkan, yang tentunya tanpa harus mengeluarkan banyak biaya untuk pergi kedokter tuh sobat..

Share:

Jumat, 29 Desember 2017

Mamfaat Dari Ke 6 Jenis Sayuran Penambah Darah



Kekurangan darah atau nama kedokterannya Anemia, adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah yang berguna sebagai agen pembawa nutrisi dan oksigen kepada sel dan organ tubuh. Sebab memang banyak sekali alasan yang dapat menyebabkan keadaan tubuh kita kurang darah. Beberapa hal yang dapat menyebabkan Anemia antara lain adalah perdarahan yang terjadi terus menerus seperti pada perempuan yang sedang menstruasi, luka yang lama sembuhnya, gampang dengan mudah lelah, susah tidur (bukan karena banyak pikiran), keadaan cacingan, dan kurangnya asupan makanan yang penting untuk membentuk sel-sel darah. Maka dari itu mengkonsumsi makanan penambah darah secara rutin adalah hal yang paling penting untuk mengatasi penyakit Anemia ini. Dan berikut ini adalah 6 jenis dari sayur-sayuran penambah darah yang bisa kamu konsumsi dengan mudah pengelolaanya untuk meningkatkan atau menormalkan HB kamu.

Silakan Baca Juga Sobat : Cara Benar Dan Sehat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan



Sayuran Sawi
Sayuran dari sawi hijau ini sangat baik khususnya untuk wanita yang sedang Hamil, kamu pun bisa memilih sawi hijau ataupun sawi putih. Sebab mengandung zat hijau (klorofil) yang sangat baik untuk penderita Anemia. Sayuran penambah darah ini juga mengandung Vitamin A, B dan C yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan HB kamu yang rendah. Sawi juga sangat baik dikonsumsi wanita Hamil karena mengandung banyak mineral seperti Magnesium, Potassium, dan Kalium yang baik untuk ibu hamil.



Sayuran Bayam
Bayam termasuk sayuran penambah darah yang baik karena kandungan zat besinya tinggi, yaitu 0,91 mg untuk bayam 225 gram. Selain kaya zat besi, bayam juga mengandung Kalsium, Kalium, Fee, Protein, Serat, Vitamin E dan juga A. Sayuran penambah darah ini juga mengandung banyak zat besi, sehingga menjadi makanan nomor satu yang disarankan juga oleh dokter bagi penganut vegetarian yang menderita Anemia. Selain zat besi, bayam pun juga kaya akan Vitamin C, Kalsium, Vitamin B9 dan Beta Karoten. Bayam dapat dimakan dengan cara ditumis tanpa kuah, dibuatkan lalapan, ataupun sayur bening, karena kuah yang dipakai merebus bayam juga mengandung banyak sekali zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh kita.



Sayuran Kangkung
Tak hanya daunnya saja yang mengandung Zat Besi, sayuran ini juga kaya dengan Vitamin A, B dan C, Kalsium serta Kalium. Dan bagian dari sayur kangkung ini juga banyak mengandung zat besi. Yang terbesar memang ada pada daunnya yang berwarna hijau gelap. Kamu pun bisa menemukan kangkung dengan sangat mudah di penjual sayur-sayuran dipasar tradisional ataupun di swalayan. Sebab sangat baik untuk meningkatkan HB kamu sehingga bisa terbebas dari penyakit Anemia.



Buncis dan Kacang Polong
Menambah buncis atau jenis kacang polong dalam menu makanan kita dapat berakibat positif kepada tubuh. Pasalnya, buncis dan kacang polong mengandung kadar zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk menambah kadar darah. Selain itu, kacang polong juga mengandung asam folat yang bisa berfungsi untuk membuat sel-sel darah merah baru. Namun perlu dicatat, untuk kamu yang memiliki masalah dengan lambung, sebaiknya tidak terlalu banyak juga untuk mengonsumsi buncis ataupun kacang polong ini.



Sayuran KOL
Selain dapat meningkatkan kadar darah pada tubuh kita, potassium yang terkandung dalam sayuran kol ini bisa menjaga pebuluh darah terbuka dan menjaga aliran darah di dalamnya serta menjaga tekanan darah dalam keadaan ideal. Harus kita tahu bahwa tekanan darah tinggi bisa beresiko serangan jantung dan struk. Oleh karena itu, sayuran kol sangat baik sekali untuk dikonsumsi guna penambahan darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil dalam keadaan ideal.



Buah Tomat
Vitamin C merupakan kandungan nutrisi pokok pada buah tomat. Vitamin C ini dapat membantu untuk mempermudah penyerapan zat besi. Semakin banyak menyerap zat besi, maka akan semakin banyak pula penambahan darah yang terjadi pada tubuh. Tomat juga kaya akan betakarotin dan vitamin E yang mana keduanya bermanfaat juga untuk kesehatan rambut dan kulit. Kita dapat mengkonsumsi satu hingga tiga buah tomat setiap hari untuk meningkatkan asupan vitamin C di dalam tubuh sehingga dapat menyerap zat besi.

Mungkin hanya ini saja pembahasan dari beberapa mamfaat sayuran penambah darah yang bisa aku sampaikan. Sebab gejala dari kurang darah sendiri dapat juga menyebabkan kulit kita menjadi pucat dan cepat merasakan lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan saja. Dan salah satu cara untuk mengatasi keadaan kurang darah tersebut adalah dengan makan sayur-sayuran maupun buah-buahan penambah darah lainnya. Agar kebutuhan nutrisi kamu bisa terpenuhi dengan baik

Share:

Sabtu, 08 Juli 2017

Hindarilah Sifat Riya Untuk Pamer Ibadah Di Jejaring Sosial




Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Untuk dihari yang sangat indah dengan nuansanya yang masih dihari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah 2017 ini tak lupa juga aku ingin mengucapakan kepada seluruh dari kaum mukmin (saudaraku)

“Taqobbalallahu Minna Waminkum Shiyamana Wa Shiyamakum. Mohon Maaf Lahir Dan Batin Ya Sobat”

Yang mana khusus pada kesempatan kali ini aku ingin menyampaikan sedikit tentang dari sifat tercela yang ada pada diri setiap manusia yaitu “RIYA”. Sebab salah satu sifat buruk ini sering digunakan juga sebagai alat untuk bisa pamer ibadah khususnya di jejaring sosial media seperti Facebook dan juga Twitter lewat status wall maupun tweet (kicauan) yang suka menampilkan diri dalam beramal, dengan tujuan agar amal tersebut dapat dilihat oleh orang lain (teman), dengan maksud ingin mendapatkan simpati ataupun segala macam pujian.

Mungkin jika digunakannya oleh orang yang berahlak baik tentulah akan membawa kemaslahatan (kebaikan), dan sebaliknya pula jika digunakan oleh orang yang kurang baik maka akan membawa kemudharatan (keburukan). “Sebagai contoh sederhana dari perkataan Riya’ yang sering kamu baca adalah :

“Alhamdulilah abis selesai sholat subuh nih aku..”
“Mau Sholat magrib dulu deh, jadi tutup FB dulu ya..”

Silakan Baca Juga : Pandangan Islam Menyerupai Laki Laki Dan Perempuan

Dan yang paling sering terjadi justru adanya dikehidupan sosial bermasyarakat kita, entah itu ditempat kerja, sekolahan, tetangga maupun dirumah dengan anggota keluarga sendiri (sangat miris memang). Atau kamu bisa baca infonya yang lebih up to date lagi
Disini Sobat

Hal yang seperti inilah sudah bisa menunjukkan bahwa orang tersebut sudah melakukan perbuatan Riya’ yang termasuk sebagai sifat Syirik Ashghar (kecil), karena seseorang yang melakukan Riya’ ini dengan sengaja telah menyekutukan Allah dengan yang selain-Nya dalam urusan ibadah. Dan terkadang perbuatan inipun bisa saja sampai pada derajat Syirik Akbar. Karena ada satu riwayat pada Amru Mahmud bin Labid.

“Bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda : “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan menimpa kamu sekalian ialah syirik kecil.” Mereka pun bertanya : Apakah syirik kecil itu ya Rasulullah..?? Beliau pun menjawabnya : “Riya”. Sebab Allah berfirman pada hari kiamat ketika memberikan pahala terhadap manusia sesuai dengan setiap amal perbuatannya : “Pergilah kamu sekalian kepada orang-orang yang kamu pamerkan dari perilaku amalan sholeh kamu diduniawinya.” Maka nantikanlah apakah kamu bisa menerima balasan dari mereka itu. Yaitu (orang-orang yang dulunya pernah kamu tolong?)



Lalu Nabi Muhammad ﷺ pun bersabda :
Allah tidak akan membangkitkan seorang Nabi kecuali benar apa adanya, yang menunjukkan umatnya kepada kebaikan yang diketahuinya untuk mereka dan melarang mereka terhadap kejahatan yang diketahuinya. Karena Riya’ lebih tersembunyi dari pada rambatan semut. (Al-Imam Asy-Syeikh Ahmad bin Abdurrahman bin Qudamah Al-Maqdisy)

Tanda-tanda yang paling jelas untuk bisa dirasakan adalah, para pelakunya akan merasa sangat senang jika ada orang lain yang melihat ketaatannya dalam urusan beribadah, dan sebaliknya pula ada berapa banyak orang juga yang selalu bisa ikhlas hanya karena Allah semata untuk mengerjakan amal shalehnya secara ikhlas dan tidak bermaksud Riya, bahkan mungkin sangat membencinya. Dengan begitu setiap amalannya pun akan menjadi sempurna dihadapan Allah. Akan tetapi jika ada orang-orang yang melihat dia merasa senang bahkan mendorong semangatnya, maka kesenangan ini mutlak menjadi Riya’ yang tersembunyi. Andaikan orang-orang tidak melihatnya, maka dia tidak akan merasa senang. Dari sini bisa diketahui bahwa sifat Riya’ itu bisa tersembunyi didalam hati, seperti api yang tersembunyi didalam batu. Jika orang-orang melihatnya, maka bisa menimbulkan kesenangannya, dan tidak akan membawanya kepada hal-hal yang dimakruhkan, tapi ia akan selalu mampu untuk bergerak dengan pola tingkah lakunya yang sangat halus, lalu membangkitkannya untuk menampakkan setiap amalannya dari yang secara tidak langsung maupun secara langsung.

Musti harus diberikan juga ilmu tafsirannya jika perkara Riya’ untuk bersedekah itu terkadang sering di salah pahami juga oleh sebagian dari umat muslim/mat, yang padahal sudah ada dalilnya jika setiap amalannya itu sangat tergantung dari setiap niat orangnya masing-masing, karena memang hanya Allah ﷻ saja yang bisa menilainya. Sesuai dengan kedua firmannya yang sudah sebagai amal kebajikan untuk diamalkan dari :

QS. Al-Baqarah Ayat 271

اِنْ تُبْدُوا الصَّدَقٰتِ فَنِعِمَّا هِيَۚ وَاِنْ تُخْفُوْهَا وَتُؤْتُوْهَا الْفُقَرَاۤءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِّنْ سَيِّاٰتِكُمْ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir (miskin), maka itu lebih baik lagi bagimu, dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Jika sudah mengetahui dalilnya, maka teruslah berbagi sedekahnya yang hanya untuk mengharapkan pahalanya dari Allah saja, yang tanpa harus mengharapkan berbagai macam pujiannya lagi, karena yang di khawatirkan itu bisa terjebak kedalam penyakit Ain’ lho sobat.

Yang dilanjutkan dengan firmannya :

اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka akan mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah Ayat 274)

Yang selebihnya Wallahu’allam ya sobat.. 🙏

Akhir kata aku akhiri dengan mengucapkan

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Share:

Rabu, 14 Juni 2017

Pengertian Dari Arti Dan Makna Minal Aidin Wal Faizin




Mungkin masih cukup banyak juga diantara saudara-saudara kita yang belum begitu paham dari kata-kata pada ucapan
Minal Aidin Wal Faizin

مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ

Artinya : “Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang kembali dan orang yang menang, atau bisa juga bermakna semoga kita tergolong orang-orang yang kembali dan berhasil.”

Yang memang sudah sangat familiar banget dilingkungan keseharian bermasyarakat kita. Khususnya disaat hari raya Idul Fitri tiba untuk digunakan sebagai tanda untuk memohon maaf lahir dan batin. Heheh.. :Lol:

Biasanya pun orang yang mengucapkannya tidak hanya dari saudara dan saudari kaum muslimnya saja, bahkan kaum non muslim pun sangat fasih juga dalam melafalkan ayatnya.

Karena mungkin minimnya wawasan di ilmu agama islam dari anggota di keluarganya yang agak kurang, lalu hanya bisa pasrah untuk tidak mau mencari kebenarannya, seperti beberapa ilmu-ilmu dari ajaran agama islam maupun ajakan sesat yang disebar luaskan ke dunia internetan tentang hadist-hadist palsu yang diplesetkan untuk menghina umat muslim lewat Nabi Muhammad ﷺ sebagai alat utamanya, dengan yang paling populer yaitu tentang sunnah rasul dimalam jumat untuk melakukan hubungan suami istri. Puncaknya dalam mengucapkan salam yang sering digunakan oleh kalangan remaja (ABG) hanya sebagai candaan saja dari yang pernah aku sampaikan lewat sebuah postingan
Tentang Cara Benar Mengucapkan Kata Assalam’ualaikum



Dan sebenarnya apa sih makna dari kata Minal Aidin Wal Faizin itu..?? Karena sebenarnya kata tersebut bukanlah dari budayanya di negara arab, yang pada zaman Rasulullah ﷺ pun ketika setiap kali sudah memasuki hari raya Idul Fitri tiba maka kata yang di ucapkannya adalah

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ وَجْعَلْنَا اللَّهُ وَ اِيَّكُمْ مِنَالْعَائِدِين وَالْفَائِزِين

“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kulla ‘amin wa antum bikhoir.”

Artinya : “Semoga Allah menerima (puasa) dari kita dan di setiap tahunnya, yang semoga kita senantiasa dalam kebaikan.”

Atau bisa juga bermakna, semoga Allah menerima puasa dari kami dan kalian. Sebab orang arab sendiri memang sudah terbiasa apabila berpisah dengan bulan suci ramadhan, mereka sangat susah dan khawatir jika puasa 1 bulannya akan menjadi sia-sia. Lalu apa sebenarnya arti dan maksud dari ucapa Minal Aidin Wal Faizin..?? Sebab kata Aidin sendiri berasal dari kata 'ID yang artinya kembali, sedangkan Aidin adalah pelakunya atau orang-orang yang kembali. Sedangkan Faizin berasal dari kata Fawz, yang artinya kemenangan, lalu Faizin adalah orang yang menang. Sebagian dari para Ulama di indonesia pun selain menggunakan kata Taqobalallahu Mina Waminkum Siyamana Wa Siyamakum, ditambahkan lagi dengan Ja'alnallahu Minal Aidin Wal Faizin yang artinya semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang kembali (suci) dan menjadi bagian dari orang-orang yang menang karena telah melewati ramadhan yang penuh cobaan.

Jadi kata minal aidin wal faizin adalah bagian dari do’a saja, dengan menambahkan Ja'alnallahu. Maka dari itu ungkapan kata tersebut akan menjadi kurang tepat jika diucapkan untuk meminta maaf, karena artinya bukanlah sebagai alat untuk permintaan maaf. Dan sebaiknya pula jika tidak mengerti gak usah juga kamu harus terus ikut-ikutan dengan selalu mengatasnamakan warisan budaya, yang jika hanya ingin meminta maaf kamu cukup dengan hanya mengucapkan "Mohon Maaf Lahir Batin" saja. Dan akan jauh lebih baik lagi jika mengucapkannya pun dengan ditambahkan do'anya menjadi

“Taqobbalallahu Minna Wa Minkum Siyamana Wa Siamakum, Wataqobbal Ya Karim. Ja'alnallahu Minal Aidin Wal Faizin.”

Baru dilanjutkan dengan mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

Jadi jika kamu sudah mengerti dari artikel yang sudah aku sampaikan ini, dan masih mau menjadikan nabi Muhammad sebagai satu-satunya teladan sebagai nabi yang terakhir dari kekasihnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala . Maka mulailah dari sekarang untuk membiasakan diri disaat hari raya Idul Fitri tiba, lebih baik mengikuti budaya yang diwariskan oleh para sahabat terdekatnya baginda Rasulullah ﷺ saja dengan mengucapkan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum kepada anggota keluarga tercinta, saudara dan juga teman, yang memiliki arti semoga Allah menerima ibadah puasa dari kami dan kalian. Maksudnya menerima disini adalah menerima segala macam dari setiap amal kebaikan dan ibadah kita khususnya di bulan suci ramadhan tuh sobat.. ☺

Share:

Keutamaan Dan Ciri Ciri Datangnya Malam Lailatul Qadar




Inilah keutamaan malam Lailatul Qadar dengan mengetahui yang bahwasannya malam ini jauh lebih baik dari seribu bulan, dari firman Allah SWT

ُﺔَﻠْﻴَﻟ ﺎَﻣ َﻙﺍَﺭْﺩَﺃ ﺎَﻣَﻭ ِﺭْﺪَﻘْﻟﺍ ِﺔَﻠْﻴَﻟ ﻲِﻓ ُﻩﺎَﻨْﻟَﺰﻧَﺃ ﺎَّﻧِﺇ‎ ‎ُﻝَّﺰَﻨَﺗ ٍﺮْﻬَﺷ ِﻒْﻟَﺃ ْﻦِّﻣ ٌﺮْﻴَﺧ ِﺭْﺪَﻘْﻟﺍ ُﺔَﻠْﻴَﻟ ِﺭْﺪَﻘْﻟﺍ‎ ‎ٍﺮْﻣَﺃ ِّﻞُﻛ ﻦِّﻣ ﻢِﻬِّﺑَﺭ ِﻥْﺫِﺈِﺑ ﺎَﻬﻴِﻓ ُﺡﻭُّﺮﻟﺍَﻭ ُﺔَﻜِﺋﺎَﻠَﻤْﻟﺍ‎ ‎ِﺮْﺠَﻔْﻟﺍ ِﻊَﻠْﻄَﻣ ﻰَّﺘَﺣ َﻲِﻫ ٌٌﻡﺎَﻠَ©ﺳ

“Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, sebab pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah sebagai Tuhan mereka untuk membawa segala macam urusan, selamatlah malam itu hingga terbitnya pagi hari (fajar)” [Al-Qadar : 1-5]

Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada malam terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terkahir bulan Ramadhan dan beliau bersabda

ﻲِﻓ ِﺭْﺪَﻘْﻟﺍ َﺔَﻠْﻴَﻟ ﺍْﻮُﺴِﻤَﺘْﻟﺍ : ﺔﻳﺍﻭﺭ ﻲﻓﻭ ﺍْﻭَّﺮَﺤَ ِﺮْﺸَﻌْﻟﺍ ْﻦِﻣ ِﺮْﺗِﻮْﻟﺍ‎

“Carilah malam Lailatul Qadar dimalam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan”.‎ Dan apabila seseorang merasa lemah atau tidak mampu, janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, karena riwayat dari Ibnu Umar, (dia berkata) : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

ُﺪَﺣَﺃ َﻒُﻌَﺿ ْﻥِﺈَﻓ ِﺮِﺧﺍَﻭَﻷﺍ ِﺮْﺸَﻌْﻟﺍ ْﻲِﻓ ﺎَﻣ ْﻮُﺴِﻤَﺘْﻟﺍ‎ ‎ﻲِﻗﺍَﻮَﺒْﻟﺍ ِﻊْﺒَّﺴﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ َّﻦَﺒَﻠْﻐُﻳ َﻼَﻓ َﺰَﺠَﻋ ْﻭَﺃ ْﻢُﻛ‎ ‎

“Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya”

Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barang siapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu, melainkan bagi orang yang diharamkan untuk mendapatkannya. Oleh karena itu dianjurkan bagi seluruh umat muslimin agar bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala-Nya yang besar, jika (telah) berbuat demikian maka akan diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

ﺎَﻣ ُﻪَﻟ َﺮِﻔُﻏ ﺎًﺑﺎَﺴِﺘْﺣﺍَﻭ ﺎًﻧﺎَﻤْﻳَﺇ ِﺭْﺪَﻘْﻟﺍ َﺔَﻠْﻴَﻟ َﻡﺎَﻗ ْﻦَﻣ‎ ‎ِﻪِﺒْﻧَﺫ ْﻦِﻣ َﻡَّﺪَﻘَﺗ‎

‎‎‎“Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”



Di sunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha, (dia) berkata : “Aku bertanya, “Ya Rasulullah ! Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?” Beliau pun menjawab, “Ucapkanlah :

ﻲِّﻨَﻋ ُﻒْﻋﺎَﻓ َﻮْﻔَﻌْﻟﺍ ُّﺐِﺤُﺗ ٌّﻮُﻔَﻋ َﻚَّﻧِﺇ َّﻢُﻬَّﻠﻟﺍ‎

“Ya Allah engkau maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku”

Tanda-Tandanya Ketahuilah hamba yang taat mudah-mudahan Allah menguatkanmu dengan ruh dari-Nya dan membantu dengan pertolongan-Nya. Karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan paginya malam Lailatul Qadar agar seorang muslim dapat mengetahuinya dengan mudah. Dari ‘Ubay Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

،ﺎَﻬَﻟ ﻉﺎﻌﺷ َﻻ ُﺲﻤَﺸﻟﺍ ُﻊُﻠْﻄَﺗ ِﺭْﺪَﻘْﻟﺍ ِﺔَﻠْﻴَﻟ ُﺔَﺤْﻴِﺒَﺻ ُﻊَﻔَﺗْﺮَﺗ ﻰَّﺘَﺣ ٌﺖْﺸَﻃ ﺎَﻬَﻧَﺎَﻛ‎‎‎

‎“Pagi hari malam Lailatul Qadar,‎ matahari terbit tidak menyilaukan,‎ seperti bejana hingga meninggi
Dari Abu Hurairah, ia berkata : kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda

ِّﻖِﺷ ُﻞْﺸِﻣ َﻮُﻫَﻭ ،ُﺮَﻤَﻘْﻟﺍ َﻊَﻠَﻃ َﻦْﻴِﺣ ُﺮُﻛْﺬَﻳ ﻢُﻜُﻳَﺃ ٍﺔَﻨْﻔَﺟ‎

‎“Siapa di antara kalian yang ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah” Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallah‘anhuma, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “(Malam) Lailatul Qadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya cahaya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan”

Jadi untuk mengetahui tanda malam Lailatul Qadar itu bukanlah sesuatu yang pasti dan dapat dirasakan oleh semua orang yang menghidupkan malam tersebut. Sebab Imam Thobari mengatakan: Jika tanda-tanda datangnya Lailatul Qadar tidaklah mesti, karena seorang muslim bisa saja mendapatkan malam mulia tersebut dan ia tidak harus melihat ataupun mendengar sesuatu dari tanda-tanda kedatangannya.

Wallahu a'lam Bishshawab

‎
Share:

Navigation List


BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.