Informasi Tentang Artikel Islami Dan Kesehatan

Kamis, 18 Oktober 2018

Sejarah Singkat Konflik Antara Palestina Dan Israel




Konflik berkepanjangan yang terjadi antara Palestina dan Israel adalah sebuah topik yang tak asing lagi bagi umat manusia khususnya untuk kaum dari umat muslim. Karena sudah dari pertengahan abad ke-20 hingga sekarang inipun konflik antara kedua negara tersebut tidak pernah selesai. Orang-orang menganggap jika konflik antara kedua negara itu dapat ditemukan jalan keluarnya, maka sama saja jika mengatakan bahwa “kiamat” itu sudah dekat yang kalau kita melihat dari sejarahnya, apakah benar bahwa Israel bersalah dalam konflik yang berkepanjangan ini? Dan apakah Israel tidak pernah mau memberikan kemerdekaan untuk bangsa Palestina? Untuk pertanyaan ini, tentu saja akan menimbulkan perdebatan yang luar biasa.

Akan tetapi bagi orang-orang yang mengetahui kebenarannya, mereka hanya akan diam dan melihat bagaimana kelanjutan dari perdebatan itu. Yang menurut sejarah, Israel dan dunia barat sudah berupaya untuk melakukan 5 kali usaha perdamaian, setidaknya dalam kurun waktu 80 tahun terakhir. Dan berikut ini tentang sejarah perjalanan singkat konflik Israel dan Palestina

Silakan Baca Juga : Larangan Dan Dalil Memberikan Ucapan Selamat Hari Natal



Pada saat Palestina masih dibawah kekuasaan pemerintahan Romawi, Allah pun mengutus Nabi Isa Alahis’sallam sebagai Rasul kepada kaum Bani Israil, sebagaimana Firman Allah “Seorang Rasul kepada Bani Israil” yang mengajak mereka untuk memperbaiki berbagai kerusakan yang akhirnya seruan ini disambut oleh sebagian orang-orang yahudi dan terpecah menjadi dua, sebagaimana yang telah diberitakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala :


ﻓَﺂَﻣَﻨَﺖ ﻃَّﺎﺋِﻔَﺔٌ ﻣِّﻦ ﺑَﻨِﻲ‎ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴﻞَ ﻭَﻛَﻔَﺮَﺕ ﻃَّﺎﺋِﻔَﺔٌ

Artinya : “Lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lainnya kafir.” (QS. Ash Shaff : 14)

Golongan yang pertama adalah orang-orang Nasrani sedangkan yang kedua yahudi, kemudian para tukang tenung dan ulama yahudi mendatangi Raja Romawi agar menangkap dan membunuh Isa AS yang kemudian permintaan ini disambut oleh raja, namun Allah mengangkat Isa dan menggantikannya dengan orang yang mirip dengan wajahnya yang kemudian Isa pun disalib, Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

ﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻳَﺎ ﻋِﻴﺴَﻰ ‏ﺇِﻧِّ ﻣُﺘَﻮَﻓِّﻴﻚَ ﻭَﺭَﺍﻓِﻌُﻚَ ﺇِﻟَﻲَّ

“Ingatlah, ketika Allah berfirman : “Hai Isa, sesungguhnya aku akan menyampaikan ke kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku.” (QS. Al Imran : 55)

Artinya : “Dan karena ucapan mereka “Sesungguhnya Kami telah membunuh Isa Al Masih, Isa putra Maryam, sebagai Rasulnya Allah”, Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, akan tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Dan sesungguhnya pula orang-orang yang berselisih paham tentang pembunuhan Isa benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuhnya itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuhnya, kecuali hanya mengikuti beritanya saja.

Terhadap bumi Palestina maka kaum muslimin jauh lebih berhak dibandingkan orang-orang yahudi karena sesungguhnya kaum Muslimin yang membebaskan Al Quds yaitu Yerusalem dari kehancuran yang telah dilakukan oleh orang-orang Romawi. Kaum muslimin tidak pernah merebutnya dari orang-orang yahudi. Setelah menguasai Palestina justru menjaga gereja-gereja dan tempat-tempat ibadah mereka. Dan selama 12 abad kaum muslimin berada di Palestina dan menjadikan Baitul Maqdis sebagai ibu kotanya dan menjalani pemerintahan dengan cara-cara syari’ah.

Kaum muslimin tidak pernah mengusir penduduk non muslim bahkan mereka semua dapat hidup dengan rasa aman selama pemerintahan Islam. Dan orang-orang Israil tidak mungkin bisa melakukan semua yang telah dilakukan pemerintahan islam disana, sebab kaum muslimin melakukan itu semua dikarenakan Aqidah dan keimanan mereka kepada para nabi-nabinya Allah, sementara orang-orang yahudi tidak pernah mau mengimani Risalah Nabi Isa AS dan Muhammad. (Dari kitab Al Quds Asy Syarif Haqoiqut Tarikh hal : 4-5)

Tidak akan terjadi kiamat sesuai nasehatnya jumhur ulama jika seluruh umat muslim belum memerangi yahudi seperti dari kedua sabdanya baginda Rasulullah dengan janjinya Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada kaum yahudi dari keturunannya bani Israil yang sudah tertera di surah Al-Isra' Ayat 4 dan 5 dibawah ini :

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَقَضَيْنَآ اِلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ فِى الْكِتٰبِ لَتُفْسِدُنَّ فِى الْاَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيْرًا

“Dan Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Kamu pasti akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.”

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ اُوْلٰىهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَآ اُولِيْ بَأْسٍ شَدِيْدٍ فَجَاسُوْا خِلٰلَ الدِّيَارِۗ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُوْلًا

“Maka apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang pertama dari kedua kejahatan itu, lalu Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.”

Dari Abi Hurairah ra. Rasullulah bersabda :

عن أبي هريرة أن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال, "لا تقوم الساعة حتى تقاتلوا اليهود، حتى يقول الحجر وراءه اليهودي: يا مسلم هذا يهودي ورائي فاقتله" (ذكره في: صحيح الجامع الصغير برقم

“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, “Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah.” (HR. Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no : 7414)

Dengan sabdanya Rasulullah yang kedua :

لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود، فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودي من وراء الحجر والشجر، فيقول الحجر أو الشجر: يا مسلم، يا عبد الله، هذا يهودي خلفي، فتعال فاقتله.. إلا الغرقد، فإنه من شجر اليهود" (ذكره في: صحيح الجامع الصغير أيضًا

“Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, “Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohonnya Yahudi.” (HR. Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-shaghir no : 7427)

Share:

Vitamin Dan Mamfaat Buah Cabai Untuk Kesehatan Tubuh




Tak hanya terkenal dan sekedar pedas saja, buah cabai dari beberapa jenis inipun ternyata mengandung beberapa nutrisi penting seperti energi, karbohidrat, gula, serat, lemak, protein, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, magnesium, kalium (potasium), air, dan capsaicin. Sebab zat dari Capsaicin inilah yang membuat cabai bisa terasa pedas, selain itu manfaat cabai yang bisa kita rasakan untuk kesehatan yang pertama yaitu bagus untuk kesehatan perut. Binggung kan..?? Ternyata zat Capsaicin dalam cabai dapat menyehatkan pencernaan dengan cara meningkatkan cairan didalam perut dan memerangi bakteri penyebab infeksi. Selain itu, cabai juga membantu melawan diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Kelebihan lainnya yaitu terdapat pada zat Capsaicin yang diduga mampu untuk mengurangi rasa sakit di punggung, mengurangi nyeri pada otot dan jaringan lunak pada Fibromyalgia, dapat meredakan gejala penyakit kulit Prurigo Nodularis, dan mampu menghilangkan gejala Perennial Rhinitis, yaitu hidung berair yang tidak terkait dengan alergi atau pun infeksi pada saluran pernapasan. Jadi gak usah terlalu takut lagi jika ingin mengkonsumsi dari jenis makanan dengan rasanya yang pedas, asalkan sudah tahu juga jumlah porsinya agar tidak berlebihan dan harus bersih atau higienis pada jenis makanannya.

Untuk cara mudah dan cepat agar bisa menghilangkan rasa pedasnya setelah selesai menyantap beberapa hidangan pada jenis dari masakan apapun, bisa lansung dengan mengkonsumsi minuman segar seperti air kelapa, segelas susu kental manis, segelas kopi, susu yoghurt, agar-agar manis, puding susu, madu, cokelat, ataupun es jus lemon dan juga es krim sobat.

Baca Juga Sobat : Jenis Buah Yang Memiliki Kandungan Serat Tinggi Untuk Pencernaan



Dan Berikut Ini Beberapa Kelebihan Dari Buah Cabai Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Dapat Mencegah Penyakit Jantung
Kandungan vitamin B6 dan asam Folat, Potassium dan Beta Karoten, pada semua jenis buah cabai ini terbukti bisa berfungsi untuk terhindar dari serangan jantung. Selain itu vitamin B juga dapat mengurangi level dari Homocysteine tingginya yang dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan resiko Stroke dan serangan jantung

Dapat Mencegah Resiko Kanker Usus Besar
Kandungan vitamin C yang sangat tinggi dari buah cabai ini bisa berpengaruh dalam peningkatan Imun ditubuh kita. Seperti zat Cartonoid Iycopene, Beta Karoten dan Asam Folat pada cabai merah mampu mengurangi risiko kanker usus besar, sebab Asam Folat sendiri sangat berguna sekali untuk metabolisme dari jenis tubuh manusia yang sehat

Dapat Melancarkan Pernapasan
Buah Cabai terbukti dapat membantu melebarkan saluran pernapasan di paru-paru, sehingga dapat mengurangi penyakit asma. Kandungan vitamin A pada cabai pun dapat mengurangi radang paru-paru akibat merokok, sebab asap rokok sendiri mengandung zat Benzopyrene yang dapat menghancurkan vitamin A didalam tubuh manusia

Mampu Meredakan Pilek Dan Hidung Tersumbat
Karena buah cabai ini mengandung zat Capsaicin yang dapat mengencerkan lendir, sehingga lendir yang tersumbat dalam rongga hidung pun akan menjadi encer dan bisa dengan mudah dikeluarkan. Akibatnya, hidung menjadi tidak tersumbat lagi, sebab hal ini berlaku pada Sinusitis dan juga batuk berdahak

Mampu Meringankan Sakit Kepala Dan Nyeri Sendi
Setiap orang pasti pernah mengalami pusing dibagian kepalanya, dan apabila kita makan yang pedas-pedas yang ditimbulkan oleh zat Capsaicin ini ternyata terbukti dapat dengan cepat menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyak rasa sakit dikepalanya dari pusat sistem saraf pada otak. Karena adanya faktor terhambatnya perjalanan sinyal inilah yang akan mengurangi rasa sakit yang kita derita. Selain itu cabai berkhasiat juga untuk meredakan migrain

Mampu Meningkatkan Nafsu Makan
Karena adanya zat Capsaicin dan kandungan vitamin C dosis tinggi inilah yang nantinya bisa dapat merangsang produksi hormon Endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat sehingga, Nafsu makan pun menjadi bertambah dan bisa menyembuhkan rasa sakit sariawan juga

Memiliki Banyak Jenis Vitamin Untuk Kesehatan Tubuh
Buah Cabai segar, merah besar dan hijau, merupakan sumber vitamin C yang sangat tinggi, bahkan kandungannya pun jauh lebih lebih besar dari buah jeruk jenis apapun, yang jika 100 gram cabai segar dapat mengandung sekitar 143,7 μg atau 240% RDA. Karena vitamin C adalah Antioksidan yang bisa larut dalam air, yang dalam hal ini penting untuk Sintesis kolagen didalam tubuh manusia yang merupakan salah satu protein struktural utama yang dibutuhkan untuk menjaga integritas seperti pembuluh darah, kulit, organ, dan tulang. Konsumsi makanan secara teratur yang kaya akan vitamin C terbukti dapat membantu juga melindungi diri dari penyakit kudis, mampu mengembangkan Resistensi terhadap Infeksi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mampu menangkis Radikal bebas berbahaya dari tubuh manusia

Baca Juga Sobat : Jangan Sepelehkan Mamfaat Susu Untuk Kesehatan Tubuh

Jadi biasakanlah juga dari sekarang untuk mau mengkonsumsi buah cabai ini sekalipun rasanya cukup pedas, entah itu dibuatkan sebagai sambal goreng dari jenis masakan apapun, sambal buat lalapan mentah ataupun matang, untuk cemilan seperti gorengan, dan jenis yang lainnya. Asalkan harus cabai yang segar, dan hindari juga jangan terlalu pedas untuk membuat masakannya agar tidak terjadi iritasi dilambung.
Share:

Rabu, 17 Oktober 2018

Jenis Buah Yang Memiliki Kandungan Serat Tinggi Untuk Pencernaan




Ternyata hampir semua orang sudah mengetahui bahwa Serat adalah salah satu zat pangan paling penting yang harus ada dalam menu makanan sehari-hari. Walaupun demikian, tetap saja masih banyak juga orang-orang dewasa yang tidak begitu peduli akan pentingnya untuk mengkonsumsi serat ini. Padahal serat yang terkandung dalam makanan khususnya dari beberapa jenis buah-buahan sangatlah berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan yang terbukti mampu untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang serius seperti penyakit Anemia, Kekurangan Darah, Jantung, Gagal Ginjal, PMS, Obesitas dan lainnya.

Karena mengingat pentingnya peran serat dalam tubuh, setidaknya seorang harus bisa mengkonsumsi 25 gram serat dan 38 gram setiap harinya. Dan alangkah baiknya pula setiap selesai makan jangan lupa untuk mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan serat untuk membantu proses pencernaannya, yang jika kalian belum mengetahui betul makanan apa saja yang mengandung serat dalam jumlah tinggi, maka ada baiknya juga untuk menyimak ulasan singkatnya dibawah ini

Silakan Baca Juga : Mamfaat Dari Ke 6 Jenis Sayuran Penambah Darah

Berikut Ini Beberapa Jenis Buah Buahan Yang Memiliki Kandungan Serat Tinggi Yang Baik Untuk Dikonsumsi



Buah Pepaya
Kandungan yang terdapat pada Buah Pepaya sangat rendah mengandung lemak dan 0 kolesterol, namun kaya dengan beragam jenis nutrisi yang sangat dubutuhkan oleh tubuh setiap hari. Pepaya mengandung Carbohydrates (9.81g), serta serat 1.80 g atau 4.5% dari total kebutuhan harian yang disarankan oleh dokter. Pepaya juga mengandung beberapa vitamin B kompleks dalam jumlah yang baik, seperti Folat, Niacin, Pantothenic Acid, Pyridoxine, Riboflavin , serta Thiamin. Dan jenis Vitamin penting lain yang bisa diperoleh dari pepaya adalah Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, dan Vitamin K. Pepaya juga mengandung elektrolit dengan jumlah yang cukup baik, yaitu kalium serta beberapa mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, pospor, dan juga zinc yang terbukti mampu mempermudah proses BAB kita



Buah Mangga Atau Dari Jenis Yang Lainnya
Buah dari jenis ini mampu untuk mengatasi dan meringankan Sembelit dengan sebuah Mangga yang berukuran rata-rata memiliki hingga 40% kebutuhan Serat harian tubuh kita. Karena Serat dapat merangsang aktivitas saluran usus secara normal dalam mengeluarkan sisa makanan didalam usus manusia, sehingga dapat membantu memperlancar saluran pencernaan dan dapat bertindak sebagai obat alami juga untuk penyakit sembelit, selain itu buah Mangga inipun kaya akan Beta Karoten yang sangat kuat untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuatnya tahan terhadap jenis bakteri dan juga racun yang masuk kedalam anggota tubuh kita.



Buah Jeruk
Selain kaya dengan kandungan vitamin C, ternyata Serabut Putih dari buah jeruk ini sangat terbukti mengandung serat yang tinggi. Akan tetapi jika dikonsumsi dengan menghilangkan serabut putihnya maka serat pun akan sedikit berkurang, maka akan semakin sedikit pula kandungan serat dari jeruk yang nantinya akan kita dapatkan hingga 30 persen dari kandungan serat pada jeruk tersebut. Sebab Pektin dari jenis serat yang hadir dalam serabut putih buah jeruk sendiri sangat mampu melancarkan sistem pencernaan didalam tubuh kita. Selain itu Pektin adalah serat yang ditemukan dalam buah bisa mengikat Kolesterol dan Trigliserida yang cukup berlebihan.



Pisang Ambon Atau Jenis Yang Lainnya
Buah dari jenis Pisang Ambon ini mampu Melancarkan sistem pencernaan, Mengobati Anemia, Mengurangi Berat Badan, Menghindari Diabetes, karena gangguan sistem pada pencernaan dalam tubuh manusia bisa diakibatkan karena kesalahan dalam pola diet dan menu makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Pisang ambon ini terbukti sangat kaya akan serat yang dapat membantu proses pencernaan didalam tubuh. Selain itu manfaat vitamin B yaitu vitamin B-6 Nya mampu menangkal diare. Pisang ambon juga memiliki sifat antacid serta mudah dicerna, sehingga baik dikonsumsi oleh orang-orang dengan gangguan asam lambung. Dan menurut berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mau makan pisang ini secara teratur akan memiliki dinding lambung yang kuat daripada orang-orang yang justru dengan sengaja menghindari untuk mengkonsumsi pisang ambon ini.



Buah Alpukat
Serat yang terkandung dalam buah Alpukat ini termasuk yang paling tinggi diantara dari jenis makanan lainnya. Sebab dalam satu cangkir atau 100 gram alpukat kita bisa memperoleh 7 gram serat atau sekitar 28% dari kebutuhan serat harian. Alpukat juga bisa dinikmati dengan berbagai cara yang umumnya disajikan sebagai bahan campuran untuk Es minuman dengan buah kelapa muda, akan tetapi kandungan seratnya akan lebih optimal diserap oleh tubuh jika dikonsumsinya secara langsung. Selain itu, mengkonsumsi buah Alpukat yang kaya akan asam lemak sehat ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kulit khususnya untuk kaum dari wanita.



Buah Pear
Buah yang masih satu keluarga dengan Apel ini ternyata memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, karena buah Pear yang disukai karena rasanya yang manis dan teksturnya yang segar ini mengandung setidaknya 3,1 gram serat dalam 100 gram daging buah dan kulitnya. Dan tidak hanya mengandung serat yang tinggi, buah Pear juga kaya akan vitamin C, K, dan Potassium yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan sistem saraf dalam tubuh yang umumnya disukai oleh anak-anak usia diatas 8 tahun dan juga orang-orang dewasa.



Buah Apel Atau Dari Jenis Yang Lainnya
Jenis dari buah Apel ini dapat membantu sistem pencernaan didalam usus karena mengandung serat yang dapat membantu melancarkan sistem pencernaan sehingga penyakit seperti sembelit dan diare pun dapat dicegah dengan mudah. Apel pun juga mengandung Pektin yang dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus sehingga dapat membantu usus untuk bekerja lebih maksimal. Selain itu kandungan Serat yang terdapat pada buah Apel akan mengikat lemak di usus sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol yang bisa dijadikan juga sebagai program diet alami.



Buah Nanas
Buah nanas secara alami memiliki kandungan yang kaya akan serat, baik itu untuk meningkatkan sistem pencernaan, nanas pun memiliki sejumlah kandungan vitamin dan mineral yang mampu menyerap air pada usus didalam tubuh kita. Dan untuk pencernaan yang normal diharuskan juga mengkonsumsi 14 gram serat dari 1000 kalori perharinya, karena itu bisa didapatkan pada buah nanas. Menurut Colorado State University Extension, makan buah nanas setengah potong saja sudah mengandung 2,2 gram dari total serat makanan yang memang dibutuhan oleh tubuh.



Buah Melon
Jenis dari buah Melon ini mengandung sejumlah serat yang dapat membantu pencernaan serta menurunkan kadar kolesterol tubuh secara keseluruhan, yang artinya, dengan mengkonsumsi buah melon bisa mengurangi kemungkinan adanya masalah pencernaan, seperti sembelit. Selain itu, buah melon juga sangat rendah kalori sebagai alat untuk asupan diet. Manfaat melon ini akan banyak membantu tubuh untuk menjaga kestabilan berat badan, serta menghindari dari penyakit-penyakit tertentu seperti tekanan darah tinggi dan kanker.

Pesan Singkat Tambahannya
Tentunya setelah mengetahui beberapa mamfaat dari jenis buah-buahan yang sudah aku sampaikan ini, maka kita pun bisa sedikit mengubah cara benarnya untuk mengkonsumsi buah mana saja yang terbukti sangat baik buat melancarkan proses pencernaan didalam tubuh kita dengan memilih dari salah satu ataupun lebih dari jenis buah yang disukai, selain itu buah-buahan tersebut pun bisa dengan mudah ditemukan dipasar tradisional dan juga pasar swalayan tuh sobat
Share:

Larangan Dan Dalil Memberikan Ucapan Selamat Hari Natal




Benarkan ada firman Allah dan hadits dari baginda Rasulullah sebagai dalilnya jika memberikan ucapan selamat pada syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus untuk orang-orang kafir seperti mengucapkan selamat hari natal itu telah diperbolehkan di agama Islam? Yang walaupun memang tidak ada satupun ayat di Al-Qur’an dan hadits Nabi yang secara tegas mengatakan keharaman atau kebolehannya untuk mengucapkan selamat natal kepada umat kristen. Namun begitu statusnya telah diharamkan berdasarkan Ijma’ secara jumhur ulamanya yang termasuk juga dari ke 4 imam mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali. Contohnya saja adalah memberikan ucapan selamatnya kepada hari-hari besar keagamaannya mereka, dan kalau memang orang yang mengucapkan hal ini bisa selamat dari sebuah kekafiran, namun dia tak akan pernah bisa lolos dari perkara yang telah diharamkan. Karena sama saja dengan kita mengucapkan selamat atas sujud yang telah mereka lakukan pada salib, bahkan perbuatan seperti ini lebih besar dosanya dan akan dibenci lansung oleh Allah ﷻ apabila dibandingkan jika memberikan ucapan selamat kepada orang yang mengkonsumsi minuman keras, membunuh jiwa, berzina, ataupun ucapan selamat pada perbuatan maksiat yang lainnya, karena memang telah dilarang dengan dalilnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﺎ ﻳَﺸْﻬَﺪُﻭﻥَ ﺍﻟﺰُّﻭﺭَ ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻐْﻮِ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﻛِﺮَﺍﻣًﺎ

“Hamba-hamba Allah yang Maha belas kasih sayang, yaitu orang-orang yang tidak mau menghadiri atau menyaksikan upacara agama kaum Musyrik (Az-zuur). Jika mereka melewati tempat yang sedang digunakan untuk upacara agama oleh kaum Musyrik, maka mereka segera berlalu dengan sikap yang baik.” (QS. Al-Furqon : 72)

Dalil Keduanya Allah ﷻ Dengan Firmannya :

وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْ عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ لِكُلٍّ مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًاۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙ ۝٤٨

“Kami telah menurunkan kitab suci Al-Quran kepadamu Nabi Muhammad dengan membawa kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya acuan kebenaran terhadapnya. Maka, putuskanlah perkara mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat saja. Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Karena hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan.” (QS. Al-Ma’idah Ayat : 48)

Ulama besar dari ke 4 imam mazhab seperti Hanafi, Maliki, Syafi’i, Maliki, Ibnu Taimiyah dan juga muridnya Ibnul Qayyim dengan beberapa ulama kontemporer di Indonesia yang serupa menghukumi haramnya mengucapkan selamat natal itu seperti dari Ibn Baz, Ibnu Utsaimin, Buya Hamka, Abdul Malik Karim Amrullah, Alm Syeikh Ali Jaber, Habib Yahya Zainul Ma’arif, Habib Rizieq Shihab, Ibrahim bin Ja’far, Ja’far At-Thalhawi, ustadz Buya Yahya, Khalid Basalamah, Abdul Somad, Aa Gymnastiar, Adi Hidayat, H. Rhoma Irama, dan alim ulama yang lain-lainnya, hingga beberapa ulama di saudi arabia, yang tentunya dengan dari asas ukhuwah islamiyahnya tetap selalu terjaga. Sebab Hukum Fatwa yang membolehkan untuk mengucapkan selamat natalnya hanyalah sebagai alat ajakannya saja berupa “Nasihat”, “Pendapat” dan “Jawaban” resmi yang diambil oleh sebagian lembaga yang sudah diakui otoritasnya dari para ulama (mufti), yang telah ditetapkan berdasarkan keterangan dari sumber utamanya yaitu dengan kitab suci Al-Qur’an, Hadits, Ijma’, dan Qiyas. Yang dari ke 4 sumber inilah sebagai dalil hukum syari’at utamanya yang telah disepakati oleh para ulama.

Selain itu, apabila setiap muslim sudah berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak yaitu Isa Al Masih maka muslim tersebut itu telah dianggap kafir. Karena hal tersebut berdasarkan Al-Qur’an di surat Al-Maidah ayat 72 berikut ini :

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوْٓا اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَۗ وَقَالَ الْمَسِيْحُ يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اعْبُدُوا اللّٰهَ رَبِّيْ وَرَبَّكُمْۗ اِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوٰىهُ النَّارُۗ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ ۝٧٢

“Sungguh, telah kufur orang-orang yang berkata, Sesungguhnya Allah itulah Almasih putra Maryam. “Yang Almasih sendiri berkata, “Wahai Bani Israil, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya siapa yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka sungguh Allah mengharamkan surga baginya dan tempatnya ialah neraka. Tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zhalim itu.” (QS. Al-Ma’idah Ayat : 72)

Makna kata Az-zuur dalam ayat diatas adalah hari raya orang-orang Musyrik. Sebagaimana di terangkan oleh para ulama tafsir seperti Mujahid, Rabi’ bin Anas, Ikrimah, Qadhi Abu Ya’la, dan Ad-Dhahak. Kurang tepat bila kata Az-zuur dalam ayat diatas dimaknai “Dusta”, karena kata Az-zuur disini bertemu dengan kata kerja Yasy-Hadu yang tidak bergandengan dengan huruf Ba’. Dalam gramatika bahasa Arab, verba “Syahida” (Yasy-Hadu adalah bentuk Fi’il Mudhari’nya) bila tidak bergandengan dengan huruf Ba’, maka maknanya adalah ikut serta atau hadir dalam sebuah peristiwa.

Dari Ibnu Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barang siapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian kaum tersebut.” (HR. Abu Daud No. 4031)

Kalau ada dikalangan para alim ulamanya yang sudah berani dengan mengatakannya sebagai syari’atnya Islam dari Allah dan baginda Rasulullah, maka mereka itulah yang sebagai kaum munafiknya, karena Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, ia pernah berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا ، وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ وَإِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ ، وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ

“Ada 4 tandanya jika seseorang memiliki empat tanda ini maka ia disebut munafik tulen. Jika ia memiliki salah satu tandanya, maka dalam dirinya ada tanda kemunafikan sampai ia meninggalkan perilaku tersebut. Yaitu : (1) jika diberikan amanat, pasti khianat, (2) jika berbicara berdusta (pembohong), (3) jika membuat perjanjian, tidak akan dipenuhi (ingkar), (4) jika berselisih, dia akan berbuat zhalim (keji).” (HR. Muslim No. 58)

Silakan Baca Juga : Pandangan Islam Tentang Larangan Memperingati Valentine Day



Setelah kita menyimak penjelasan diatas, jelaslah bahwa makna dari az-zuur dalam ayat tersebut adalah hari rayanya kaum kafir, bahwa berlepas diri dari perayaan-perayaan kaum kafir adalah sebab untuk mendapatkan pujian dari Allah ‘azza wa Jalla. Dan ciri ‘Ibaadurrahman hamba-hamba Allah yang Maha belas kasih sayang adalah, mereka yang mau berlepas diri dari upacara perayaannya.

Perlu juga diketahui, di antara bentuk kasih sayang dari Allah ta’ala kepada setiap hamba-Nya adalah tidak diharamkan sesuatu, melainkan dihalalkan hal yang sejenis. Seperti Allah mengharamkan Riba, kemudian Allah menghalalkan Jual Beli, mengharamkan Zina, kemudian Allah halalkan menikah, mengharamkan untuk ikutan memeriahkan hari rayanya orang-orang kafir, lalu Allah halalkan untuk kita dua hari raya besar keagamaannya yaitu Idul Fitri (1 syawal) dan Idul Adha (10 dzulhijjah), yang berasal dari Umar bin Khattab Radhiyallahu’anhu dengan diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi :

ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺪْﺧُﻠُﻮﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ ﻓِﻲ ﻛَﻨَﺎﺋِﺴِﻬِﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﻋِﻴﺪِﻫِﻢْ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﺴَّﺨْﻄَﺔَ ﺗَﻨْﺰِﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ

“Janganlah kalian masuk ke gereja-gereja kaum Musyrikin disaat hari raya mereka, karena kemurkaan Allah sedang turun diatas mereka.” (Sunan Al-Baihaqi : 9/234)

Sebab dalam agama Islam, hari raya besar itu cuma ada dua saja, tidak ada yang lainnya, yaitu hari raya Idul Fitri (1 Syawal) dan Idul Adha (10 Dzulhijjah) seperti yang telah diriwayatkan oleh Anas radhiyallahu ‘anhu dari sabdanya Rasulullah ﷺ ini :

قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْمَدِينَةَ وَلأَهْلِ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ « قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ يَوْمَيْنِ خَيْراً مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ

“Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata, “Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main, lalu Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yang disebut Hari Nahr.” (HR. An Nasai no. 1556 dan Ahmad 3 : 178, yang sanadnya shahih dari Bukhari dan Muslim dari Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ ثَلاَثَةٌ مُلْحِدٌ فِى الْحَرَمِ ، وَمُبْتَغٍ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ ، وَمُطَّلِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقٍّ لِيُهَرِيقَ دَمَهُ

“Manusia yang dibenci oleh Allah itu ada tiga : (1) seseorang yang berbuat kerusakan ditanah haram, (2) melakukan ajaran Jahiliyah dalam Islam, dan (3) ingin menumpahkan darah orang lain tanpa jalan yang benar.” (HR. Bukhari No. 6882)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَمَنْ يُّشَاقِقِ الرَّسُوْلَ مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدٰى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيْلِ الْمُؤْمِنِيْنَ نُوَلِّهٖ مَا تَوَلّٰى وَنُصْلِهٖ جَهَنَّمَۗ وَسَاۤءَتْ مَصِيْرًا ۝١١٥

“Siapa yang menentang Rasul (Nabi Muhammad) setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan dalam kesesatannya dan akan Kami masukkan ke dalam neraka Jahanam. Itulah seburuk-buruknya tempat kembali.” (QS. An-Nisa’ Ayat 115)

Yang amat disayangkan juga apabila ada dari sebagian para aktivis dakwah islami yang justru telah membolehkan untuk memberikan ucapan selamat natal dengan seakan-seakan lebih paham tentang toleransi dari pada seorang sahabat Rasul ﷺ seperti Umar bin Khatab Radhiyallahu’anhu yang sudah mendapatkan julukan sebagai Al-Faruq yaitu sebagai pembeda antara kebenaran dan kebatilan dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, yang masih diseputar Atsar dari Umar bin Khattab Radhiyallahu’anhu pada kesempatan yang lainnya pun beliau pernah berkata :

ﺍﺟْﺘَﻨِﺒُﻮﺍ ﺃَﻋْﺪَﺍﺀَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩَ ﻭَﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ﻓِﻲ ﻋِﻴﺪِﻫِﻢْ

Pesan Moral Positifnya
Sesuai dengan firman Allah ﷻ dalam surat Al-Qafirun maka tidak ada lagi kata ataupun sebuah ungkapan negatif yang tentunya pun tanpa harus mengurangi rasa hormatnya, jika kita tidak memberikan ucapan selamat hari natalnya kepada kaum dari saudara-saudara kita yang beragama Kristen lantas dianggap egois, apalagi harus iri hati. Sebab sudah jelas jika setiap perintahnya dari Tuhan yang kita sembah itu pasti akan berbeda dan harus juga dipatuhi

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

“Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. yang firman lainnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

قُلْ كُلٌّ يَّعْمَلُ عَلٰى شَاكِلَتِهٖۗ فَرَبُّكُمْ اَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ اَهْدٰى سَبِيْلًا ۝٨٤

“Katakanlah (Nabi Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka, Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.” (QS. Al Isra’: 84)

وَاِنْ كَذَّبُوْكَ فَقُلْ لِّيْ عَمَلِيْ وَلَكُمْ عَمَلُكُمْۚ اَنْتُمْ بَرِيْۤـُٔوْنَ مِمَّآ اَعْمَلُ وَاَنَا۠ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ ۝٤١

“Jika mereka mendustakanmu (Nabi Muhammad), katakanlah, “Bagiku perbuatanku dan bagimu perbuatanmu. Kamu berlepas diri dari apa yang aku perbuat dan aku pun berlepas diri dari apa yang kamu perbuat.” (QS. Yunus: 41)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَاِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ اَعْرَضُوْا عَنْهُ وَقَالُوْا لَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْۖ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْۖ لَا نَبْتَغِى الْجٰهِلِيْنَ ۝٥٥

“Apabila mendengar perkataan yang buruk, mereka berpaling darinya dan berkata, “Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, salamun ‘alaikum. Yang semoga keselamatan tercurah kepadamu.” Dan kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-Qashash : 55)

Sedangkan yang membolehkan untuk mengucapkan selamat natal adalah dari ulama kontemporer dan beberapa lembaga di dunia saja dengan statusnya hanyalah sebagai fatwa yang boleh diamalkan dan boleh juga untuk ditinggalkan, dengan ketentuannya itu bukanlah sebagai syari’atnya Islam dari yang hukumnya wajib dan sunnah. Yang tidak ada larangannya untuk mengucapkan selamat natalnya itu di antara para ulamanya adalah : Syaikh Dr. Yusuf Al-Qaradawi, Syaikh Ali Jum’ah, Syaikh Wahbah Zuhayli, Habib Umar bin Hafidz, Habib Ali Al-Jufri, Syaikh Mustafa Ahmad Zarqa, Syaikh Abdullah bin Bayyah, Syaikh Syaraf Qudhat, Dr Abdul Latif Al-Banna, majelis ulama Mesir, dan sebagian dari majelis ulama di eropa dengan dalilnya yang diambil dari QS. Al-Mumtahanah ayat 8 berikut ini.

Allah Shubahanahu Wa Ta’ala berfirman :

لَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْهُمْ وَتُقْسِطُوْٓا اِلَيْهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ ۝٨

“Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al-Mumtahanah : 8)

Walaupun hanya sekedar melihat mereka yang sedang lagi merayakan hari rayanya saja terlarang, apalagi sampai memberikan ucapan selamat kepadanya. Karena tak akan diragukan lagi jika dalam ucapan selamat tersebut sudah mengandung sebuah unsur persetujuan atas penyembahan mereka kepada patung yesus sebagai Tuhannya. Dari penyampaian inipun, kita semua pasti bisa dengan mudah menyimpulkan, apakah diperbolehkan mengucapkan selamat hari natalnya kepada mereka yaitu non muslim ataukah tidak, yang selebihnya hanya bisa berkata

Wallahu a’lam Bishawab.. 🙏

Share:

Jumat, 12 Oktober 2018

Jenis Dan Hukum Islam Tentang Perbuatan Syirik




Didalam Al-Quran dan Al-Hadist sudah dijelaskan tentang perbuatan dari sifat syirik atau menyekutukan Allah Azza Wa Jalla adalah sesuatu yang sangat diharamkan dan secara mutlak sudah merupakan dosa yang paling besar. Karena setiap amalan syirik itu menyamakan selain Allah dalam hal Rububiyyah dan Uluhiyyah. Umumnya menyekutukan dalam Uluhiyyah yaitu hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo’anya kepada selain Allah atau memalingkan sesuatu bentuk ibadah seperti menyembelih kurban, bernadzar, berdo’a kepada selain Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang di sembahnya.

Baca Juga : Amalan Baik Dan Buruk Yang Akan Terus Mengalir Pahala Dan Dosanya

Oleh sebab itu, barangsiapa menyembah selain Allah berarti ia meletakkan ibadahnya tidak pada tempatnya dan memberikannya kepada yang tidak berhak, dan itu merupakan sebuah kezhaliman yang paling besar, dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13). Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik kepadaNya, jika ia meninggal dunia dalam kemusyrikannya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun berfirman : Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”. (QS. An-Nisaa' : 48) Surga pun diharamkan atas orang-orang musyrik. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : Sesungguhnya orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka pasti Allah akan mengharamkan surga kepadanya, dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun.” (QS. Al-Ma’idah : 72)



Dan Berikut Ini Penjelasan Mengenai Macam Macam Dari Perbuatan Syirik

Syirik Didalam Rububiyyah
Yaitu meyakini bahwa selain Allah yang mampu menciptakan, memberi rezeki, menghidupkan atau mematikan danainnya dari sifat-sifat Rububiyyah

Syirik Didalam Uluhiyyah
Yaitu meyakini bahwa selain Allah bisa memberikan madharat atau manfaat, memberikan syafaat tanpa izin Allah, dan lainnya yang termasuk sifat-sifat Uluhiyyah

Syirik Didalam Asma’ wa Sifat
Yaitu seorang meyakini bahwa sebagian makhluk Allah memiliki sifat-sifat khusus yang tak Allah ta’alla miliki, seperti mengetahui perkara gaib, dan sifat-sifat lainnya yang merupakan kekhususan Rabb kita yang Maha Suci

Syirik Menurut Kadarnya

Syirik Akbar (besar)
Yaitu syirik dalam keyakinan, yang dalam hal ini ialah sudah mengeluarkan si para pelakunya dari ajaran agama islam

Syirik Dalam Berdoa
Yaitu merendahkan diri kepada selain Allah dengan tujuan untuk Istighatsah dan Isti’anah kepada selain- Nya

Syirik Dalam Niat
Yaitu sebuah kehendak dan maksud manakala ingin melakukan ibadah tersebut yang semata-mata hanya ingin dilihat orang lain atau untuk kepentingan dunia semata

Syirik Dalam Keta’atan
Yaitu menjadikan sesuatu sebagai pembuat syariat selain Allah Subhanahu wa Ta’ala atau menjadikan sesuatu sebagai sekutu bagi Allah dalam menjalankan syariat dan ridho atas hukum tersebut

Syirik Dalam Kecintaan
Yaitu mengambil mahluk sebagai tandingan bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan ikut menyetarakan kecintaan makhluk dengan Allah

Syirik Ashghar (kecil)
Yaitu Riya’, yang dalam hal ini tidak akan mengeluarkan para pelakunya dari agama islam, akan tetapi pelakunya wajib untuk mau bertaubat, namun tidak semua Syirik Ashghar itu hanya berupa Riya’ saja

Syirik Khafi (tersembunyi)
Yaitu seorang yang mau beramal dikarenakan keberadaan orang lain, hal ini pun termasuk kedalam sifat Riya’, dan hal inipun tidak mengeluarkan pelakunya dari agama islam, namun para pelakunya diwajibkan untuk mau bertaubat

Baca Juga Sobat : Mitos Perusak Iman Dan Ahlak Umat Manusia

Syirik Menurut Letak Terjadinya

Syirik I’tiqodi
Yaitu Syirik yang berupa keyakinan, misalnya meyakini bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah menciptakan kita dan memberikan rizkinya namun disisi lain juga percaya bahwa dukun pun bisa mengubah takdir yang digariskan kepada kita. Hal yang seperti ini termasuk Syirik Akbar yang mengeluarkan para pelakunya dari agama islam

Syirik Amali
Yaitu setiap amalan fisik yang dinilai oleh syari’at islam sebagai sebuah kesyirikan, seperti menyembelih untuk selain kepada Allah, dan bernazar untuk selain Allah dan yang lainnya

Syirik Lafzhi
Yaitu setiap Lafazh yang dihukumi oleh syari’at islam sebagai sebuah kesyirikan, seperti bersumpah sumpah dengan selain atas nama Allah, seperti perkataan sebagian orang, “Tidak ada bagiku kecuali Allah dan engkau”, dan “Aku bertawakal kepadamu”. “Kalau bukan karena Allah dan si fulan maka akan begini dan begitu”, dan lafazh-lafazh lainnya yang mengandung kedalam unsur kesyirikan

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺿﻞَُّ ﻣِﻤَّﻦ ﻳَﺪْﻋُﻮﺍ ﻣِﻦ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣَﻦ ﻻَّﻳَﺴْﺘَﺠِﻴﺐُ ﻟَﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻭَﻫُﻢْ ﻋَﻦ ﺩُﻋَﺂﺋِﻬِﻢْ ﻏَﺎﻓِﻠُﻮﻥَ

Dan siapakah yang lebih sesat daripad orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan do’anya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari memperhatikan do’a mereka. (QS. Al Ahqaf: 5)

Yang dengan firmannya :

ﻭَﺇِﺫْﻗَﺎﻝَ ﻟُﻘْﻤَﺎﻥُ ﻻﺑْﻨِﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻳَﻌِﻈُﻪُ ﻳَﺎﺑُﻨَﻲَّ ﻻَﺗُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸِّﺮْﻙَ ﻟَﻈُﻠْﻢٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ

Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, pada waktu memberi pelajaran kepadanya, ”Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” [QS. Luqman: 13].

Dengan firman Allah yang berikutnya :

ﻭَﻻَ ﺗَﺪْﻋُﻮﺍ ﻣِﻦ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣَﺎﻻَﻳَﻨﻔَﻌُﻚَ ﻭَﻻَﻳَﻀُﺮُّﻙَ ﻓَﺈِﻥ ﻓَﻌَﻠْﺖَ ﻓَﺈِﻧَّﻚَ ﺇِﺫًﺍ ﻣِّﻦَ‎ ‎ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ

Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfa’at dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat yang demikian itu maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zhalim. [QS. Yunus: 106]

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman :

ﺇِﻧَّﻪُ ﻣَﻦ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠّﻪِ ﻓَﻘَﺪْ ﺣَﺮَّﻡَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻋَﻠَﻴﻪِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻣَﺄْﻭَﺍﻩُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﻭَﻣَﺎ ﻟِﻠﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻣِﻦْ ﺃَﻧﺼَﺎﺭٍ

“Sesungguhnya barangsiapa yang mempersekutukan Allah maka sesungguhnya Allah telah mengharamkan surga baginya dan tempat kembalinya adalah neraka, dan tiada seorang penolong pun bagi orang-orang zhalim tersebut.” (QS. Al Maa’idah: 72)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman :

ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺃَﻛْﻤَﻠْﺖُ ﻟَﻜُﻢْ ﺩِﻳﻨَﻜُﻢْ ﻭَﺃَﺗْﻤَﻤْﺖُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻧِﻌْﻤَﺘِﻲ ﻭَﺭَﺿِﻴﺖُ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡَ ﺩِﻳﻨًﺎ

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nik’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagimu.” (QS. Al Ma’idah: 3)

Share:

Navigation List


BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.